Jumat, 25 April 2008

PUTARAN WAKTU

Hitam dan putih. Kata yang sederhana untuk menyatakan segelintir kehidupan yang di lalui setiap orang. Aku mungkin salah satunya. Tapi mata akan aku rasakan indah bila aku teringat orang-orang perkasa di sekitarku.
Orang yang selalu ada saat hatiku gundah berantakkan tak beraturan. Entah itu terbentur batu karang, terkoyak angin di padang pasir atau mungkin terbakar panasnya mata hari, atau juga beku karena dinginnya malam yang mencengkram semua sendi-sendi hidupku. Menggigil aku napasku terasa sesak, jalanku terasa berat untuk melangkah karena terlalu kaku untuk bergerak.
Terima kasih sahabat-sahabatku. Atas semua usaha yang kau lakukan, pengorbananmu tak dapat aku balas. Aku hanya bisa mengepalkan tanganku dengan penuh keyakinan, "bahwa kita akan selalu bersama" di setiap langkah dan keputusan. Kita akan bulat, utuh melingkar seperti ikatan yang tak pernah putus.
Kenanglah aku walaupun aku berada jauh dari kalian, karena aku akan selalu mengenangmu. Meski aku disini dan kau di sana, samudra luas membentang di tengah persahabatan kita. Kita akan selalu bulat utuh melingkar.
Untuk sahabatku yang lain maaf jika gambarmu tak ada disini. karena itu yang hanya aku punya. Percayalah gambar kalian akan selalu ada dalam ingattanku. Berdoalah agar kita selalu bersama mengarungi hidup ini.

Selasa, 08 April 2008

A Man

When a man lostGroet logo Marianne36 a woman.......
Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan, dia tidak akan menjawab apa-apa, kecuali saputan mendung di wajahnya. Tanyakan pada laki-laki itu perihnya penghianatan, kau akan melihat kedua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras karena amarah. Tanyakan pada laki-laki itu tentang pedihnya kehilangan orang yang disayang, dia masih bertahan dalam bisunya tapi air matanya tak sanggup di tahannya lagi. Tetapi........coba tanyakan padanya, mengapa sudi di pecundangi cinta. Yakinlah, laki-laki itu pasti tertawa, menertawakan pertanyaanmu yang di anggapnya bodoh, lalu berkata, "Kalau kau pernah mengecap cinta, kau tak akan pernah bertanya". "Ita Sembiring Gurukinayan"