Kamis, 25 September 2008

Bahtera

GO TO PLEASUREYOURPAGE.COMTak ada yang lebih bertanggung jawab di kehidupanku, kecuali diriku sendiri. Kini aku telah melangkah lebih jauh mengarungi samudra hidup dngan sebuah bahtera yang rapuh. Yang tidak ada penopang untuk mengembangkan layar. Hanya dua dayung yang aku punya. Tapi kenapa aku tiba-tiba saja sudah ada di tengah2 samudra yang membadai dengan bahtera yang rapuh itu. Apa yang aku akan lakukan jika bahtera itu hancur terkoyak ombak. Apakah aku harus kembali ke tepi? Ataukah aku harus menunggu puing2 yang berserakan dari tepian yang di bawa oleh ombak itu. Apakah aku bisa memperbaiki bahteraku ketika aku sudah berada di tengah2 samudra. Aku tak bisa kembali karena aku sudah tak berarah. Akan kemana ku kayuh bahteraku untuk mengarungi lautan kehidupanku. GO TO PLEASUREYOURPAGE.COMTapi aku tak mau hancur terkoyak di hantam badai yang mengamuk itu. Akankah segala perjuangan yang telah dan sedang di lakukan ini tidak akan berbuah manis? dimanakah keyakinanku yang dulu mendera dan membakar jiwa yang menjadi sabda langit. Aku hanya bisa melihat bintang untuk saat ini, yang menjadi penuntunku di kegelapan, hembusan angin yang akan membimbingku, purnama yang menerangiku, untuk ku kayuh bahteraku lebih jauh. Menuju Pulau surga yang aku impikan Bersama bidadari yang menemani perjalanan hidupku ini.GO TO PLEASUREYOURPAGE.COMYang akan melehirkan pangeran2 dan bidadari2 kecil yang padanya akan ada tanda kebahagiaan di pulau surga yang tempatnya di depan sana. Yang pondasinya di datangkan dari belakang2 sana yang sudah ku lalui di saat aku mengayuh dayungku untuk membawa bahteraku ini.

Shalawat Nariyah

GO TO PLEASUREYOURPAGE.COM اللهم صل صلاة كاملة، وسلم سلاما تاما على سيدنا محمد الذى تنحل به العقد، وتنفرج به الكرب، وتقضى به الحوائج، وتنال به الرغائب، وحسن الخواتم وسيتشقى الغمام بوجهه الكريم، وعلى أله وصحبه فى كل لمحة ونفس بعدد كل معلوم لك
Allohumma sholli ’sholaatan kaamilatan wa sallim salaaman taaamman ‘ala sayyidina Muhammadinilladzi tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil qurobu wa tuqdho bihil hawaaiju wa tunalu bihir roghooibu wa husnul khowaatimu wa yustasqol ghomamu biwajhihil kariem wa ‘ala aalihi wa shohbihi fie kulli lamhatin wa nafasim bi’adadi kulli ma’lumin laka
Artinya : Ya Alloh berilah sholawat dengan sholawat yang sempurna dan berilah salam dengan salam yang sempurna atas penghulu kami Muhammad yang dengannya terlepas segala ikatan, lenyap segala kesedihan, terpenuhi segala kebutuhan, tercapai segala kesenangan, semua diakhiri dengan kebaikan, hujan diturunkan, berkat dirinya yang pemurah, juga atas keluarga dan sahabat-sahabatnya dalam setiap kedipan mata dan hembusan nafas sebanyak hitungan segala yang ada dalam pengetahuanMU